Tampilkan postingan dengan label TIPS UN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS UN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Februari 2009

MATERI FISIKA YANG TIDAK MASUK SKL 2009

Jika kita mencermati SKL Mata Pelajaran Fisika untuk UN 2009 yang diungkapkan di PERMEN no. 77 tahun 2008 (download disini kalo belom punya yach ...) , maka kita akan mendapati ternyata cukup banyak materi fisika SMA yang tidak tercakup pada SKL tersebut. Jika kita sebagai mengetahui ini, maka kita akan lebih mempertajam soal-soal latihan UN Fisika kepada anak didik kita.

Inilah materi-materi fisika yang tidak masuk SKL Fisika UN 2009 :

Kelas X Semester 1
1.Dimensi
2.Mikrometer sekrup
3.Pengukuran berulang dan ketelitiannya
4.Faktor-faktor yang mempengaruhi pengukuran

Kelas X Semester 2

1.Pemantulan cermin datar, cembung dan cekung
2.Pembiasan pada bidang datar, bidang lengkung, lensa cembung dan lensa cekung
3.Mata dan Kacamata
4.Lup
5.Kamera
6.Skala termometer
7.Pemuaian panjang, luas dan volume
8.Jembatan Wheatstone
9.Hambat jenis
10.Sejarah perkembangan teori cahaya

Kelas XI Semester 1

1.Hukum Newton I
2.Potensial gravitasi dan Energi Potensial gravitasi
3.Kecepatan lepas
4.Kecepatan orbit
5.Gerak Harmonik
6.Bandul sederhana
7.Gerak harmonik pegas
8.Teorema momentum-Impuls

Kelas XI Semester 2

1.Analisis Kesetimbangan benda tegar
2.Tekanan hidrostatis
3.Tekanan atmosfir
4.Hukum pokok hidrostatika
5.Hukum Pascal
6.Hukum Archimedes (terapung, melayang dan tenggelam)
7.Tegangan permukaan
8.Meniskus
9.Kapilaritas
10.Viskositas (Hukum Hooke)
11.Hukum Termodinamika I
12.Mesin pendingin

Kelas XII Semester I

1.Gelombang stasioner
2.Gelombang stasioner pada tali ujung terikat dan ujung bebas
3.Hukum Melde
4.Gelombang stasioner pada dawai
5.Gelombang stasioner pada pipa organa
6.Gelombang bunyi
7.Pelayangan
8.Efek Doppler pada cahaya
9.Polarisasi
10.Hukum Gauss
11.Potensial dan energi potensial listrik
12.Rangkaian kapasitor
13.Induksi magnet pada solenoida dan toroida
14.Galvanometer dan motor listrik
15.Fluks Magnet
16.Induktor/Solenoida
17.Generator listrik

Kelas XII Semster 2

1.Persamaan Stefan-Boltzman
2.Efek fotolistrik
3.Teori Atom model mekanika kuantum
4.Teori Relativitas khusus Einstein
5.Energi dan massa relativistik
6.Waktu paruh
7.Dosis serapan

Kira-kira inilah hasil pengamatan saya, mohon dikoreksi jika ada yang salah.

Kamis, 19 Februari 2009

TIPS MENGERJAKAN SOAL UN 2009

Ada tips menarik bagi anda, siswa yang akan mengikuti UN 2009. Tips ini berguna untuk mengetahui jumlah soal minimal yang harus kita jawab dengan yakin supaya memperoleh hasil yang paling minimal yang kita tentukan sendiri. Tips ini dibagikan supaya anda mengetahui sejauh mana akurasi anda dalam menjawab soal dengan benar, yaitu soal yang menurut kita bisa dikerjakan tanpa harus menebak.

Contoh :
Dalam Try Out UN Fisika 2009, Dari 40 soal yang ada, Budi berkata bahwa dia yakin mengerjakan benar ada 30 soal, 10 soal sisanya dijawab dengan menebak. Nah, setelah dinilai, dari 30 soal yang dia yakin benar itu, ternyata ada salah 5 soal, jadi soal yang benar ada 25 soal (soal yang dijawab benar secara menebak tidak dihitung). Maka kita bisa mengatakan bahwa akurasi Budi menjawab benar soal adalah :

Nilai akurasi ini menurut pengalaman penulis tidak akan jauh berbeda meskipun mengerjakan soal dari mata pelajaran lain, misalnya : Bahasa Indonesia, Matematika, Geografi, dll. Maka anda bisa membuat suatu acuan menurut nilai akurasi yang anda miliki.

Nilai akurasi yang anda miliki ini dapat menjawab pertanyaan :
Berapa soal minimal yang harus saya kerjakan dengan yakin (tanpa menebak) supaya saya dapat memperoleh nilai minimal yang saya tentukan sendiri.
Misalnya anda ingin memperoleh nilai minimal 6 untuk mata pelajaran UN Fisika. Maka berapakah jumlah minimal soal yang harus anda jawab dengan yakin? Untuk menghitungnya, anda harus menentukan dulu variabel-variabel yang anda inginkan, yaitu :

Nilai Akurasi = A (dalam %)
Nilai minimum UN = Nmin
Jumlah soal yang harus dijawab dari 40 soal = n (ini variabel terikat yang anda cari)

Cara menghitungnya ada dua cara. Cara yang pertama adalah cara yang lebih aman karena anda menganggap soal yang anda tebak adalah salah semua. Cara yang kedua yaitu dengan mempertimbangkan kemungkinan bahwa dari soal yang anda tebak 1/5-nya benar, karena menurut teori peluang, dengan option jawaban 5 buah (dari A sampai E), maka peluang menjawab benar adalah 1/5 saja. Mari kita lihat kedua cara itu :

CARA I (menganggap soal yang ditebak salah semua)
Gunakan rumus :

Maka dengan rumus tadi jika Akurasi anda 83% dan Nilai minimum yang anda inginkan adalah 6, maka jumlah soal yang harus anda jawab dengan yakin tanpa menebak haruslah sebanyak 29 soal (hitung sendiri ya…)
Jika Akurasi anda 83% dan anda ingin mendapat nilai yang minimum saja (yang penting lulus) atau nilai 4,5, maka jumlah soal yang harus anda jawab dengan yakin tanpa menebak haruslah sebanyak 22 soal ‘saja’ (ini juga hitung sendiri ya…)

CARA II (menganggap soal yang ditebak memiliki kemungkinan untuk benar 20%)
Pada cara pertama anda tidak memperhitungkan jumlah benar dari jawaban yang anda tebak. Jika 40 soal anda tebak saja secara acak, maka kemungkinan benar adalah 40 x 1/5 = 8, atau nilai anda adalah 2. Angka 1/5 (atau 20%) adalah peluang menjawab benar untuk soal yang terdiri dari 5 option (A sampai E). Ini adalah teori kemungkinan. Cara yang kedua ini selain memperhitungkan akurasi, juga memperhitungkan kemungkinan jawaban benda dari soal yang anda jawab dengan menebak.

Begini rumusnya :


Maka dengan rumus tadi jika Akurasi anda 83% dan Nilai minimum yang anda inginkan adalah 6, maka jumlah soal yang harus anda jawab dengan yakin tanpa menebak haruslah sebanyak 26 soal (hitung sendiri ya…)

Jika Akurasi anda 83% dan anda ingin mendapat nilai yang minimum saja (yang penting lulus) atau nilai 4,5, maka jumlah soal yang harus anda jawab dengan yakin tanpa menebak haruslah sebanyak 16 soal ‘saja’ (ini juga hitung sendiri ya…)

Nah, dari kedua cara di atas, anda tinggal pilih saja mau menggunakan cara yang mana. Memang lebih baik cara kedua karena memperhitungkan teori peluang, tetapi anda saya sarankan berlatih hingga memdapat nilai yang terburuk, maka anda harus memakai cara yang pertama.

Cara mendapat nilai akurasi
Yang terpenting dari kedua rumus di atas adalah bagaimana anda dapat menghitung nilai akurasi yang anda miliki. Hanya itu saja yang harus anda cara, maka anda dapat berlatih menjawab soal sesuai akurai dan nilai minimum yang anda inginkan. Bagaimana caranya mendapat nilai akurasi?

=> Berlatihlah untuk hanya menjawab soal-soal UN yang kamu yakin pasti kamu bisa mengerjakannya (dan usahakan yang ada soalnya ada jawabannya). Soal latihan UN ini harus yang baru yang belum pernah kamu kerjakan sebelumnya.

=> Latihan bisa memanfaatkan Try Out di sekolah, di tempat les atau kamu latihan sendiri di rumah dengan situasi UN yang sesungguhnya.

=> Soal yang kamu tidak bisa janganlah sekali-kali kamu jawab, karena hal itu akan merusak nilai akurasimu sendiri.

=> Meskipun kamu hanya sanggup menjawab 10 dari 40 soal, jangan merasa putus asa dulu karena yang dicari adalah nilai akurasi dulu, dan bukan nilai UN-mu.

=> Setelah kamu mencocokkannya dengan kunci jawaban, maka tinggal menghitung :


=> Setelah mendapat nilai akurasi tersebut, jangan langsung puas, cobalah lagi berkali-kali dengan soal yang berbeda atau dengan mata pelajaran yang berbeda minimal 5 kali supaya kamu yakin dengan nilai akurasimu sendiri. Kalau perlu rata-ratalah nilai akurasimu tersebut.

Demikianlah cara kamu memperoleh nilai akurasi dan langkah selanjutnya tinggal menghitung memakai rumus yang diberikan untuk mendapat jumlah soal yang harus kamu jawab dengan benar dan kuasailah bagian-bagian yang kamu yakin sesuai jumlah soal minimal yang harus kamu jawab.

Semoga tips UN ini berguna.